Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Masjid di Afghanistan Dibom saat Salat Jumat, Sedikitnya 28 Orang Meninggal

Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:48:00 WIB
Masjid di Afghanistan Dibom saat Salat Jumat, Sedikitnya 28 Orang Meninggal
Masjid di Nangarhar, Afghanistan, dibom saat pelaksanaan Salat Jumat (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Bom mengguncang masjid di Provinsi Nangarhar, Afghanistan, saat pelaksanaan Salat Jumat, (18/10/2019). Sedikitnya 28 orang meninggal dan 55 lainnya luka dalam serangan ini.

Kuatnya ledakan menyebabkan langit-langit masjid yang berlokasi di Distrik Haska Mina, 50 kilometer dari ibu kota provinsi Jalalabad, itu runtuh menimpa jamaah yang sedang mengikuti salat.

"Puluhan orang terbunuh dan luka, dibawa beberapa ambulans," kata saksi mata, Haji Amanat Khan (65), dikutip dari AFP.

Namun dokter di rumah sakit Haska Mina memberikan keterangan jumlah korban berbeda, yakni mereka menerima sekitar 32 jenazah, di samping 50 yang luka.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, namun Nangarhar merupakan provinsi tempat beraktivitas Taliban dan ISIS.

Ledakan ini terjadi sehari setelah PBB mengeluarkan laporan baru yang menyebutkan, jumlah warga sipil korban aksi kekerasan di Afghanistan pada periode Juli hingga September 2019 mencapai angka tertinggi.

Pada 1 Juli sampai 30 September 2019, sebanyak 1.174 orang meninggal dan 3.139 lainnya terluka, meningkat 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Korban warga sipil sama sekali tidak bisa diterima," kata perwakilan khusus PBB di Afghanistan, Tadamichi Yamamoto, seraya menambahkan mereka menunjukkan pentingnya perundingan yang mengarah pada gencatan senjata dan penyelesaian konflik politik secara permanen.

Jumlah korban meninggal selama 6 bulan pertama 2019 sebenarnya turun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Namun kekerasan kembali melonjak pada kuartal ketiga 2019.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut