Masjid di Arab Saudi Mulai Gelar Salat Jumat Pekan Depan, kecuali Makkah

Anton Suhartono ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 08:46 WIB
Masjid di Arab Saudi Mulai Gelar Salat Jumat Pekan Depan, kecuali Makkah

Masjid-masjid di Arab Saudi bisa menggelar Salat Jumat mulai pekan depan, kecuali Makkah (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Masjid-masjid di Arab Saudi akan menggelar Salat Jumat mulai pekan depan, namun tidak berlaku di Kota Makkah.

Kebijakan ini sejalan dengan pelonggaran jam malam di Saudi yang dimulai pada 28 Mei hingga pencabutan sepenuhnya pada 21 Juni.

Kementerian Urusan Agama Islam menyatakan, masjid-masjid akan diizinkan menyelenggarakn Salat Jumat mulai pekan depan sampai 20 Juni, kecuali Makkah.

Ada beberapa aturan terkait penerapan Salat Jumat, di antaranya khotbah tak boleh lebih dari 15 menit.

Surat edaran Menteri Urusan Agama Islam Sheikh Abdullatif bin Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Asheikh, kepada masjid, menyebutkan, jendela dan pintu harus tetap terbuka setiap saat Alquran ditarik sementara.

"Jemaah harus menjaga jarak 2 meter dan membiarkan kosong satu baris di antara setiap shaf. Mereka juga harus memakai masker setiap saat, membawa sajadah sendiri, dan berwudhu dari rumah," katanya, dikutip dari Arab News, Rabu (27/5/2020).

Para imam harus memastikan jemaah menghindari kerumunan saat masuk dan keluar masjid. Anak-anak berusia di bawah 15 tahun belum diizinkan masuk.

Masjid dengan ukuran kecil bisa buka 15 menit sebelum salat dan harus tutup 10 menit setelah selesai. Sementara masjid dengan jumlah jemaah lebih banyak bisa buka 20 menit sebelum salat dan harus tutup 20 menit setelah selesai.

Staf surat edaran juga menyebutkan, program pendidikan dan menghafal Alquran harus dilanjutkan secara online sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Sementara pelaksanaan haji dan umrah menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Editor : Anton Suhartono