Masjid-Masjid di Makkah Gelar Salat Jumat Perdana Setelah Tutup 4 Bulan
MAKKAH, iNews.id - Masjid-masjid di Kota Makkah, Arab Saudi, menggelar Salat Jumat perdana pada 26 Juni setelah dihentikan akibat wabah virus corona 4 bulan lalu.
Pemerintah Arab Saudi melonggarkan jam malam di Makkah sejak awal pekan ini. Kota suci itu termasuk yang terakhir dilonggarkan status jam malam mengingat tingginya kasus Covid-19.
Protokol kesehatan tetap diterapkan selama pelaksanaan Salat Jumat, di antaranya menjaga jarak antarjemaah yakni 2 meter.
Setiap jemaah juga diharuskan membawa sajadah sendiri dan mengenakan masker. Selain itu mereka harus berwudhu dari rumah serta tak bisa menggunakan toilet di masjid, seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (27/6/2020).
Pemerintah Arab Saudi Batasi Jemaah Haji 1.000 Orang
Anak-anak belum diperbolehkan mengikuti Salat Jumat karena kekhawatiran infeksi.
Waktu pelaksanaan Salat Jumat juga dibatasi. Masjid dibuka 20 menit sebelum azan serta ditutup 20 menit setelah salat berakhir.
1.500 Lebih Masjid di Makkah Kembali Dibuka Mulai 21 Juni
Makkah mulai mengondisikan diri menjelang pelaksanaan ibadah haji yang akan berlangsung sebulan lagi. Pemerintah Arab Saudi memastikan tetap menggelar Rukun Islam ke-5 itu dengan jemaah sangat terbatas, yakni sekitar 1.000 orang.
Hanya jemaah berusia di bawah 65 tahun serta sudah berada di Saudi yang diperbolehkan mengikuti ibadah haji tahun ini, termasuk warga asing. Mereka juga harus memenuhi persyaratan kesehatan yang ketat dan menjalani tes virus corona serta karantina.
Editor: Anton Suhartono