Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Maskapai Penerbangan di Australia Perketat Aturan Barang Bawaan Kabin

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:35:00 WIB
Maskapai Penerbangan di Australia Perketat Aturan Barang Bawaan Kabin
Pakar penerbangan memperingatkan berat barang dalam pesawat yang tak diketahui jumlahnya bisa membahayakan keselamatan. (Foto: Unsplash/Jeshoots)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Maskapai penerbangan Australia mengumumkan akan memperketat aturan barang bawaan kabin, khususnya berat barang yang bisa ditenteng ke dalam pesawat.

Batas berat barang bawaan kabin selama ini bervariasi antara 5-7 kilogram.

Namun, menurut pakar keselamatan penerbangan Profesor Ann Williamson dari Universitas New South Wales, sebenarnya banyak penumpang yang membawa barang kabin lebih dari berat yang ditentukan.

"Penumpang bisa dibilang cenderung membawa barang bawaan yang lebih banyak," katanya, kepada program Radio National ABC, Selasa (11/12/2018).

Padahal, setiap tambahan berat barang kabin bisa menimbulkan risiko keselamatan bagi penumpang dan kru penerbangan.

Williamson menduga faktor inilai yang jadi salah satu pertimbangan maskapai untuk membatasi barang kabin.

Pihak maskapai dan kru penerbangan, katanya, selalu berupaya memastikan kabin tertutup dengan baik sebelum setiap penrbangan.

Kabin terbuka dengan barang seberat 10 kilogram di dalamnya tentu bukan hal yang diinginkan, apalagi jika terjadi turbulensi.

Menurut dia, bukan hanya insiden darurat yang bisa menimbulkan risiko bagi kru penerbangan. Saat membantu menangani koper atau tas besar dan berat, para kru penerbangan berisiko.

"Kru kabin harus secara fisik mengangkat barang-barang yang lebih berat, dan penanganan secara manual ini menimbulkan masalah dalam berbagai pekerjaan," jelas Williamson.

Mengangkat barang di atas kepala selalu meningkatkan kemungkinan cedera bagi kru kabin.

Menurut Williamson, masalah berat barang kabin juga berpengaruh pada fungsi pesawat.

"Berat barang yang tak diketahui dalam suatu pesawat tidak baik bagi keamanan penerbangan dan efisiensi bahan bakar yang digunakan," katanya.

Memindahkan barang kabin yang berlebihan ke bagian lain pesawat, jelas dia, juga tidak banyak membantu karena hal itu tidak mengurangi beban berat di atas pesawat.

Williamson mengatakan, mereka yang membawa banyak barang tentengan juga akan menunda dan memperlambat penumpang lainnya.

"Semua orang bisa memahami mengapa kita menjejalkan lebih banyak barang tentengan saat naik pesawat," katanya.

Namun dengan melakukan hal itu justru akan memperlambat pemberangkatan pesawat tersebut.

Pada saat pesawat mendarat dan penumpang akan turun, prosesnya pun menjadi lebih lambat dengan banyak barang kabin yang akan diturunkan.

"Hal itu memperlambat penumpang turun dari pesawat dan waktu penerbangan pesawat tersebut berikutnya," tambah Williamson.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut