Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Media Israel Rilis Video Penyiksaan Tahanan Palestina Sebelum Dibebaskan

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:41:00 WIB
Media Israel Rilis Video Penyiksaan Tahanan Palestina Sebelum Dibebaskan
Dunia diguncang beredarnya video penyiksaan brutal terhadap tahanan Palestina oleh pasukan Israel di penjara Negev (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Dunia diguncang oleh beredarnya video yang memperlihatkan penyiksaan brutal terhadap tahanan Palestina oleh pasukan Israel di Penjara Gurun Negev. Rekaman yang tersebar luas di media sosial sejak Sabtu (11/10/2025) itu disebut sebagai bukti nyata kekejaman Israel, bahkan di tengah proses gencatan senjata Gaza yang digagas Amerika Serikat.

Video yang dirilis oleh Kantor Media Tahanan Palestina memperlihatkan, puluhan tahanan Palestina dengan tangan terikat ke belakang dan mata tertutup, dipaksa berjalan berbaris sambil menundukkan kepala. Di sekeliling mereka berdiri para tentara dan polisi Israel, sebagian memegang senjata, sebagian lain tampak menendang dan mendorong para tahanan yang sudah tak berdaya.

Rekaman itu disebut diambil dari dalam Penjara Negev, salah satu fasilitas penahanan terbesar dan paling tertutup di Israel, tempat ribuan warga Palestina ditahan dalam kondisi keras.

Disiksa Sebelum Dibebaskan

Ironisnya, para tahanan yang terlihat dalam video tersebut termasuk dalam daftar yang akan dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Hamas–Israel yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

Dalam kesepakatan itu, Hamas setuju membebaskan 48 sandera Israel yang masih hidup maupun tewas, sementara Israel akan melepas sekitar 2.000 tahanan Palestina, termasuk 250 orang yang divonis penjara seumur hidup.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut