Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Pernyataan Trump mengenai penjara merujuk pada kasus korupsi yang masih menjerat Netanyahu. Proses hukum terhadap pemimpin Israel itu telah berlangsung sejak 2019 dan hingga kini belum selesai.
Trump Semprot Netanyahu: Kalau Bukan karena Saya, Anda Akan Dipenjara!
Seorang pejabat AS yang mengetahui isi pembicaraan tersebut mengungkapkan, percakapan berlangsung dengan nada sangat tegang. Bahkan beberapa sumber lain yang berbicara kepada Axios menyebut Trump sempat menyebut Netanyahu "gila" serta berteriak sambil mengeluarkan kata-kata kasar.
Meski memahami bahwa Hizbullah meningkatkan serangan terhadap Israel dalam beberapa hari terakhir, Trump menilai respons militer Israel terhadap Lebanon tidak proporsional. Dia khawatir eskalasi konflik justru akan memperbesar risiko perang regional.
Kekhawatiran Trump terbukti setelah Iran memutuskan menghentikan proses negosiasi damai dengan AS. Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, Teheran akan menghentikan perundingan dan melanjutkan perang jika Israel terus menyerang Lebanon.
Selain itu, kantor berita Tasnim melaporkan Iran juga menghentikan komunikasi tidak langsung dengan AS yang selama ini dilakukan melalui mediator Pakistan. Menurut laporan tersebut, pertukaran dokumen dan pembicaraan akan dibekukan sampai tuntutan Iran terkait Gaza dan Lebanon dipenuhi.
Ketegangan terbaru ini sangat kontras dengan hubungan Trump dan Netanyahu yang sebelumnya dikenal erat, terutama saat keduanya bekerja sama menghadapi Iran. Kini, perbedaan pandangan mengenai Lebanon dan proses perdamaian justru memicu friksi terbuka di antara mereka.
Trump disebut ingin segera mengakhiri konflik yang melibatkan Iran karena perang tersebut membebani ekonomi AS. Di saat yang sama, dia juga menghadapi tekanan dari sebagian pendukung gerakan Make America Great Again (MAGA) yang menuduhnya terlalu mengikuti kepentingan Israel dalam konflik Timur Tengah.
Editor: Anton Suhartono