Mengenal Organisasi Al Majd Eropa, Organisasi yang Pindahkan Warga Gaza ke Luar Negeri
Dalam kasus Bashir dan kelompok 152 warga Palestina lainnya, perjalanan mereka dari Gaza ke Israel, hingga ke penerbangan ke Kenya dan Afrika Selatan, semuanya berada di bawah kendali penuh tentara Israel.
Para penumpang diperiksa tanpa stempel paspor, diberi gelang identitas, disuruh melepas sepatu dan jaket, dan diarahkan oleh perusahaan Shaheibar yang juga beroperasi di Gaza.
Proses ini menunjukkan adanya koordinasi terstruktur, bukan operasi kemanusiaan biasa.
Modus Operasi: Janji Palsu dan Biaya Tinggi
Bashir mengungkap bahwa Al Majd Eropa menjanjikan penerbangan langsung menuju Jakarta dengan biaya 1.400 dolar AS per kursi.
Namun tujuan diubah secara diam-diam ke Afrika Selatan karena izin perjalanan ke Jakarta telah dibatalkan oleh otoritas Palestina.