FAIRBANKS, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Lloyd Austin pekan ini memulai kunjungan ke Asia Tenggara, yakni Singapura, Vietnam, dan Filipina. Dia menjadi anggota kabinet Presiden Joe Biden pertama yang mengunjungi Asia Tenggara.
Kunjungan Austin ini dalam rangka menekankan pentingnya upaya AS untuk memperkuat posisi di Asia Tenggara guna melawan pengaruh China.
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
"Anda akan mendengar saya berbicara banyak tentang kemitraan dan nilainya. Tujuan saya adalah untuk mempererat hubungan," kata Austin, dikutip dari Reuters, Senin (26/7/2021).
Dia pun tak akan canggung-canggung membahas soal pengaruh China terhadap Laut China Selatan. Dalam pidato di Singapura pada Selasa serta pertemuan di Vietnam dan Filipina, Austin akan menyinggung perilaku agresif China di Laut China Selatan dan menekankan pentingnya menjaga kawasan yang lebih luas bebas dan terbuka.
KSAD Jenderal Andika Lepas Prajurit TNI AD Berangkat Latihan Bareng ke Amerika Serikat
Perjalanan Austin ini menyusul kunjungan pertama Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Wendy Sherman ke China pada Minggu dan Senin serta bertepatan dengan kunjungan Menlu Antony Blinken ke India, mitra penting AS lainnya dalam melawan Beijing.
China Klaim Usir Kapal Perang Amerika di Laut China Selatan
Para ahli mengatakan, kunjungan Austin penting untuk memperjelas bahwa Asia Tenggara merupakan komponen penting bagi upaya Biden.
Austin seharusnya berkunjung ke Asia Tenggara pada Juni, namun ditunda karena pembatasan Covid-19 di Singapura.
Sementara itu di Filipina, Austin diperkirakan akan membahas kelanjutan perjanjian soal kehadiran pasukan AS di negara itu. Batas waktu berakhirnya pakta telah diperpanjang beberapa kali.
Editor: Anton Suhartono