Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Al Quran Bahasa Isyarat Indonesia Curi Perhatian Dunia di Pameran Buku Kairo
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Retno dan Negara G7 Bertemu, Sepakat Tak Ingin G20 Pecah gegara Perang Ukraina

Sabtu, 14 Mei 2022 - 10:59:00 WIB
Menlu Retno dan Negara G7 Bertemu, Sepakat Tak Ingin G20 Pecah gegara Perang Ukraina
Retno Marsudi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan para menlu negara anggota G7, Jumat (13/5/2022). Pertemuan dilakukan secara virtual di sela kunjungannya di Amerika Serikat (AS). Kehadiran Retno dalam pertemuan itu merupakan undangan dari Jerman dalam kapasitas Indonesia sebagai pemegang presidensi G20. Sementara Jerman memegang presidensi G7 tahun ini.

Pertemuan tersebut membahas dua isu penting, yakni ketahanan pangan sebagai dampak perang di Ukraina dan isu G20.
 
Menlu Retno, dalam pernyataan yang dirilis Kemlu RI, Sabtu (14/5/2022), menegaskan perang di Ukraina berdampak pada ketahanan pangan global yang sangat dirasakan oleh negara-negara berkembang. Berbagai upaya harus dilakukan agar isu kelangkaan dan tingginya harga pangan dapat dicegah, termasuk tidak memasukkan pangan dalam sanksi. Indonesia juga mengingatkan mengenai pentingnya pupuk sebagai bagian upaya menjaga ketahanan pangan.
 
Sementara itu terkait isu G20, negara-negara G7 memahami betapa kompleks dan sulitnya kondisi saat ini. Mereka memberikan dukungan terhadap presidensi Indonesia. Tidak ada satu pun yang menginginkan G20 terpecah.

Pertukaran pandangan antara Retno dan para menlu G7 berjalan sangat positif. Diskusi dilaksanakan dengan spirit untuk mencari solusi terhadap situasi yang sulit saat ini.


Pada kesempatan itu Retno juga menyampaikan undangan kepada para menlu G7 untuk hadir pada pertemuan tingkat menlu G20 di Bali pada Juli mendatang. Momentum itu bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan diskusi secara terbuka dan konstruktif.
 
Bertemu Menlu AS Antony Blinken

Menlu Retno juga bertemu dengan mitranya dari AS, Anthony Blinken, untuk membahas kerja sama bilateral, regional, dan berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama.
 
Blinken menyampaikan apresiasi atas peran dan kepemimpinan Indonesia, baik sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS maupun kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan beberapa isu global seperti Afghanistan.
 
Dalam kerja sama bilateral, kedua menlu sepakat meningkatkan kerja sama kesehatan, terutama dalam menghadapi potensi pandemi di masa datang.
 
Indonesia dan AS juga menyambut baik peningkatan status kemitraan ASEAN-AS menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.
 
Menlu AS menjelaskan mengenai inisiatif Indo-Pacific Economic Partnership (IPEF) yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Indonesia berharap IPEF bisa saling melengkapi dan disinergikan dengan implementasi prioritas kerja sama dalam ASEAN Oulook on the Indo-Pacific (AOIP).
 
Dalam pembahasan isu global, kedua menlu bertukar pandangan tentang situasi di Ukraina dan Afghanistan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut