Menlu Uni Emirat Arab Tiba di AS untuk Teken Perjanjian Damai dengan Israel
ABU DHABI, iNews.id - Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Abdullah bin Zayed Al Nahyan tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Senin (14/9/2020).
Dia akan mewakili Presiden Syekh Khalifa bin Zayed Al Nahyan untuk menandatangani perjanjian damai dengan Israel di Gedung Putih, Selasa (15/9/2020), seperti dikutip dari Khaleej Times.
Syekh Abdullah didampingi delegasi tingkat tinggi dalam penandatanganan kesepakatan bersejarah yang dikecam banyak kalangan itu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga dijadwalkan hadir dalam penandatanganan tersebut.
Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Sebut Uni Emirat Khianati Dunia Islam dan Arab
Delegasi UEA terdiri dari Menteri Perekonomian Abdullah bin Touq Al Marri, Menteri Keuangan Obaid bin Humaid Al Tayer, Menteri Negara Kerja Sama Internasional Reem binti Ibrahim Al Hashemy, serta sejumlah pejabat lainnya.
Pada 13 Agustus lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan normalisasi hubungan UEA dan Israel, kesepakatan bersejarah yang dirintis melalui negosiasi selama 18 bulan.
Israel Mulai Penerbangan Komersial Pertama ke Uni Emirat, Dinaiki Menantu Donald Trump
UEA menyetujui normalisasi hubungan dengan Israel dengan imbalan negara Yahudi itu menangguhkan pencaplokan wilayah Tepi Barat, Palestina. Meski demikian Palestina menyebut imbalan tersebut hanya akal-akalan. Apalagi, Israel hanya menunda pencaplokan bukan membatalkannya.
Sejak pengumuman normaliasi hubungan, UEA dan Israel sudah menggelar pembicaraan kerja sama di berbagai bidang, di antaranya ekonomi, teknologi, dan pendidikan.
Israel dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerja Sama Kesehatan dan Pertukaran Pelajar
Editor: Anton Suhartono