Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapan KAI soal Aksi Diduga Pelecehan Seksual di KRL yang Viral di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Menteri di India Mengundurkan Diri Terkait Tuduhan Pelecehan Seksual

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:27:00 WIB
Menteri di India Mengundurkan Diri Terkait Tuduhan Pelecehan Seksual
MJ Akbar saat masih menjadi wartawan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - MJ Akbar, menteri negera untuk urusan luar India, MJ Akbar, mengundurkan diri, Rabu (17/10/2018) terkait tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan belasan perempuan. Tuntutan ini terinspirasi

Tapi, Akbar mengundurkan diri bukan karena mengaku bersalah atas tuduhan tersebut. Dia membantah tuduhan itu dan ingin fokus melawan pihak-pihak yang menuduhnya.

Akbar dituduh melakukan pelecehan terhadap banyak perempuan saat dia masih menjadi wartawan atau sebelum terjun ke politik. Seperti diketahui, Akbar merupakan wartawan senior India yang sudah aktif sejak tahun 1970-an dengan mengawali karier di The Times of India. Dia juga pernah bekerja untuk The Sunday, The Telegraph, The Asian Age, dan lainnya.

Dia sudah melaporkan balik para perempuan yang menuduhnya. Pria 67 tahun itu mengajukan gugatan pencemaran nama baik atasnya.

"Karena saya memutuskan untuk mencari keadilan di pengadilan dalam kapasitas sebagai pribadi, saya anggap pantas untuk mengundurkan diri dari jabatan untuk menantang tuduhan palsu terhadap saya dalam kapasitas sebagai pribadi," kata Akbar, dalam sebuah pernyataannya, seperti dikutip dari The Stratis Times, Kamis (18/10/2018).

Gerakan #MeToo, yang dimulai di Amerika Serikat lebih dari setahun lalu sebagai perlawanan atas tuduhan pelecehan seksual oleh orang-orang kuat di industri hiburan, menyambangi India sejak akhir September.

Gerakan #MeToo didengungkan aktris Tanushree Dutta yang menuduh lawan mainnya di film, Nana Patekar, betindak senonoh saat syuting pada 2008. Namun Patekar membantah tuduhan tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut