Menteri Pertanian Jepang Taku Eto Mundur gegara Bilang Tak Pernah Beli Beras
Stasiun televisi Jepang NHK melaporkan, posisi Eto akan digantikan mantan Menteri Lingkungan Hidup Shinjiro Koizumi.
Jepang menghadapi lonjakan harga beras tertinggi sejak beberapa dekade, isu yang menjadi perhatian utama bagi para pemilih Jepang. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah sejak Maret untuk mengendalikan harga seperti melepas stok darurat. Namun upaya itu belum membuahkan hasil.
Sebelumnya kubu oposisi bertekad melengserkan Eto melalui mosi tidak percaya di parlemen. Pasalnya Perdana Menteri Ishiba pada awalnya menolak untuk memecat anak buahnya itu.
"Saya bertanggung jawab penuh," kata Ishiba, kepada wartawan setelah menerima surat pengunduran diri Eto.
Media sosial dipenuhi komentar kemarahan ditujukan kepada Eto dan Ishiba.
Kepergian Eto semakin melemahkan cengkeraman kekuasaan Ishiba yang telah goyah menjelang pemilihan umum Majelis Tinggi pada Juli. Partai Demokrat Liberal yang dipimpin Ishiba serta mitra koalisi, Komeito, kehilangan mayoritas kursi di Majelis Rendah dalam pemilu dadakan pada Oktober 2024.
Eto merupakan menteri pertama dari kabinet Ishiba yang mundur, selain anggota kabinet lain yang tak terpilih lagi karena kehilangan kursi mereka dalam pemilu.
Editor: Anton Suhartono