Mesir Klaim Populasinya Sudah Lampaui 100 Juta Jiwa

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 13:55:00 WIB
Mesir Klaim Populasinya Sudah Lampaui 100 Juta Jiwa
Gambar yang dirilis pada 11 Februari 2020, memperlihatkan layar yang menampilkan jumlah populasi di kantor pusat Kementerian Perencanaan Mesir di ibu kota Kairo. (FOTO: Mohamed el-Shahed / AFP)

KAIRO, iNews.id - Mesir mengklaim populasinya sudah melampaui 100 juta jiwa. Kini negara Afrika Utara itu menjadi negara Arab terpadat dan negara terpadat ketiga di Afrika, setelah Nigeria dan Ethiopia.

Sebuah alat penghitung yang dipasang di Badan Pusat untuk Mobilisasi dan Statistik Mesir (CAPMAS) berdetak menjadi sembilan digit untuk pertama kalinya.

Menurut penghitungan badan statistik, bayi lahir di Mesir kira-kira setiap 17,9 detik.

Gomaa Shehata, seorang pekerja kafe berusia 33 tahun di pinggiran Kairo kelas atas yang berasal dari daerah miskin di ibu kota, menjadi ayah untuk kedua kalinya bagi seorang bayi laki-laki pekan lalu.

"Yang saya inginkan dari kehidupan adalah agar anak-anak saya tumbuh dengan pakaian di badan mereka dan menjadi sehat," katanya, kepada AFP, Rabu (12/2/2020).

Upah bulanan Shehata 2.200 pound (140 dolar), ditambah tip dari melayani pelanggan yang minum atau menyiapkan batu bara untuk pipa shisha, nyaris tidak menopang keluarganya.

Hampir satu dari tiga orang Mesir hidup di bawah garis kemiskinan, menurut angka CAPMAS yang dirilis tahun lalu.

Tingkat pengangguran sekitar 10 persen, dengan jutaan orang hidup tidak pasti tanpa perlindungan sosial.

"Saya benar-benar muak dengan kehidupan saat ini. Saya ingin memiliki pekerjaan di mana saya dapat menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan anak-anak saya," kata Shehata.

Dia saat ini bekerja setidaknya 16 jam sehari, beulm ditambah waktu yang dia habiskam untuk perjalanan yang melelahkan setiap hari.

Tingkat kelahiran di Mesir melonjak dalam 30 tahun terakhir; sekitar 1,5 juta bayi lahir setiap tahun. Namun angka kelahiran baru-baru ini melambat karena pemerintah Mesir mendorong kebijakan keluarga dengan anak sedikit.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel: