Dia mengatakan, lirik dari lagi-lagu yang dibawakan VoB mengandung pesan pemberdayaan perempuan dan juga lingkungan.
Alan Walker ke SMA Al Azhar Medan, Temui Guru Musik dan Siswa yang Viral Nyanyikan Lagunya
Widi mengisahkan, dia pertama kali bertemu Marsya dan Euis di sebuah madrasah di Garut, tempat ketiganya menimba ilmu. Dari situ, mereka membentuk band pada 2014. Widi dan kawan-kawan mulanya mendalami musik pop dan Islami Indonesia, dan usia mereka pada saat itu masih belia.
Kecintaan para gadis itu pada musik metal muncul setelah mereka mendengarkan album “Toxicity” dari band tenar asal Amerika, System of a Down. Yang menarik, mereka mendengarkan lagu “keras” bertempo cepat itu justru di komputer guru sekolah mereka.
Viral Sosok Tri Adinata Guru Musik di Medan yang Ditemui Alan Walker
Marsya menuturkan, lagu itu membuat adrenalin mereka terpacu. Sejak itu, mereka mulai memainkan musik mereka sendiri.
Marsya mengatakan, tantangan terberat VoB adalah menghadapi stigma, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. “Di desa kami, musik metal dianggap setan, tidak cocok untuk perempuan, apalagi perempuan berhijab,” kata Widi.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku