Microsoft: Serangan Siber dari Rusia, China, dan Iran Sasar Pemilu AS
REDMON, iNews.id – Raksasa komputer Microsoft mengklaim telah menggagalkan serangan dunia maya baru-baru ini yang berasal dari China, Rusia, dan Iran. Serangan itu menargetkan kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) AS pada Partai Republik dan Partai Demokrat.
Menurut pernyataan dari pihak Microsoft, Kamis (10/9/2020) waktu Amerika, perusahaan teknologi yang didirikan Bill Gates itu berusaha keras untuk melindungi keamanan Pilpres AS yang akan digelar kurang dari dua bulan lagi.
Sementara, Twitter mengumumkan akan menerapkan kebijakan baru mulai pekan depan untuk menghapus informasi palsu atau menyesatkan yang dimaksudkan untuk merusak kepercayaan publik dalam pemilu di AS. Jenis informasi yang bakal dihapus itu termasuk klaim kemenangan yang belum diverifikasi.
Google juga menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan fitur pencarian auto complete-nya (lengkapi otomatis) mampu menghindari semua bentuk klaim-klaim palsu atau yang menyesatkan.
Dalam sebuah blog keamanan, Microsoft menyatakan bahwa para penyerang siber telah menargetkan staf tim kampanye Presiden Donald Trump serta pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden.