Militer Venezuela Gelar Parade, Tunjukkan Kesetiaan kepada Maduro
KARAKAS, iNews.id - Presiden VenezuelaNicolas Maduro akan menggelar parade militer besar-besaran, Kamis (24/1/2019) waktu setempat, setelah tokoh oposisi yang juga pemimpin parlemen Majelis Nasional Juan Guaido memproklamirkan sebagai presiden sementara.
Langkah Guaido itu didukung Amerika Serikat (AS) serta sebagian besar negara Amerika Latin. Bahkan, Presiden Donald Trump mengatakan akan menempuh segala cara untuk membela pria 35 tahun itu.
Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez mengatakan, unjuk kekuatan ini untuk membuktikan bahwa militer masih setia dengan kepemimpinan Maduro.
"Sebagai dukungan kepada presiden yang konstitusional," kata Padrino Lopez, dikutip dari AFP.
Dia melanjutkan, unjuk kekuatan militer ini juga sebagai dukungan atas kedaulatan Venezuela.
Tak lama setelah Guaido memproklamirkan diri sebagai presiden sementara, Trump mengakui dia sebagai satu-satunya pemimpin yang sah serta menyebut Majelis Nasional sebagai bagian dari pemerintahan.
Pernyataan Trump itu membuat jengkel Maduro yang direspons dengan pemutusan hubungan diplomatik serta pengusiran diplomatnya dari Karakas.
Maduro memberi waktu 72 jam bagi para diplomat AS untuk angkat kaki dari Venezuela. Namun Departemen Luar Negeri AS menolak pengusiran itu karena menganggap Maduro bukan presiden lagi.
Editor: Anton Suhartono