Militer Venezuela Tembak Jatuh Pesawat Bawa Narkoba Milik Perusahaan AS
CARACAS, iNews.id - Pemerintah Venezuela mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat karena melanggar wilayah udara. Pesawat yang terdaftar di Amerika Serikat itu diduga terlibat dalam operasi peredaran narkoba.
Operasi Komando Strategis Angkatan Bersenjata Nasional melaporkan telah menghentikan aktivitas pesawat tersebut menggunakan sebuah jet militer dengan protokol keamanan setelah pesawat tersebut terlihat berada di wilayah Venezuela pada 7 Juli tengah malam.
Keberhasilan operasi tersebut dipublikasi melalui media sosial Twitter. Dalam postingan akun @ceofanb dibagikan juga foto-foto puing-puing pesawat yang ditembak jatuh dan terbakar. Di bagian ekor pesawat terlihat nomor N339AV.
????#ULTIMAHORA|| #CEOFANB informa que el @CODAI_FANB, detectó en la medianoche del #07JUL20 el ingreso de una Narcoaeronave con matrícula #EEUU a nuestro espacio aéreo y una vez aplicado el protocolo de Ley se procedió a su NEUTRALIZACIÓN con aeronaves de nuestra Aviación Militar. pic.twitter.com/6JtCVLj8bo
— @ceofanb (@Libertad020) July 8, 2020
Belum ada informasi terkait nasib kru maupun barang bukti narkoba dari dalam badan pesawat yang ditembah jatuh.
Kirim Minyak dan Bahan Pangan ke Venezuela, AS Sanksi Lima Kapten Kapal Tanker Iran
Dilansir dari RT, Jumat (10/7/2020), pesawat tersebut terdaftar di Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat berjenis Raytheon Hawker 800 milik KMW Flight LLC di Delaware.
Berdasarkan data aplikasi pemantau lalu lintas udara dunia, Fligtradar24, penerbangan terakhir pesawat tersebut adalah berangkat dari Toluca, Meksiko ke Pulau Cozumel di Karibia pada Selasa (7/7/2020).
Kapal Perang AS USS Nitze Berlayar di Perairan yang Diklaim Venezuela
Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, mengapresiasi operasi penghancuran tersebut dan menyebutnya sebagai "kemenangan dalam pertempuran melawan perdagangan narkoba".
Sejak 2013, Venezuela memiliki kebijakan tembak jatuh pada pesawat yang diduga membawa narkoba di wilayah udaranya.
Berseteru, Presiden Venezuela Maduro Siap Bertemu Donald Trump
Editor: Arif Budiwinarto