Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tolak Dilabeli Miskin, Puluhan Ribu Warga Mundur dari Daftar Penerima Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Miris, Mafia Perdagangan Manusia Beli Bocah di Negara Ini untuk Dijadikan Pengemis Jalanan

Kamis, 16 Juni 2022 - 15:14:00 WIB
Miris, Mafia Perdagangan Manusia Beli Bocah di Negara Ini untuk Dijadikan Pengemis Jalanan
Mafia perdagangan manusia sengaja membeli anak-anak dari beberapa orang tua miskin di Uganda. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KAMPALA, iNews.id - Mafia perdagangan manusia sengaja membeli anak-anak dari beberapa orang tua miskin di Uganda. Bocah-bocah malang itu akan dijadikan pengemis jalanan. 

Para pejabat pemerintah mengatakan, para penyelundup manusia datang ke wilayah Karamoja untuk membeli anak-anak dari orang tua miskin. Hal itu seperti mendapat dukungan dari kemiskinan yang mencekik warga di wilayah tersebut.

Meskipun memiliki cadangan emas dan uranium yang kaya di bawah tanah, wilayah Karamoja di timur laut Uganda berada di bawah kemiskinan ekstrem. Banyak orang tua menjual anak-anak mereka kepada mafia. 

“Mereka membayar uang orang tua yang mau menjual anaknya dan kemudian mengambil anak-anak itu,” kata seorang petugas keamanan di Karamoja, Yusuf Tuke.

Petugas komunikasi sebuah LSM, Save the Street Children Uganda, Delilah Aisu mengatakan, organisasinya telah mengumpulkan 1.000 anak-anak dari jalanan Kampala dan kota-kota lain. Mereka telah dijual oleh orang tuanya. 

“Mengerikan, ada orang tua yang menjual anaknya sehingga terbiasa mengemis,” katanya.

Dilansir dari Anadolu, petugas penegak hukum dewan Kota Kampala, Jack Masurubu mengatakan, ada kejahatan terorganisir yang melibatkan anak-anak dari penduduk miskin Karamoja untuk mengemis di jalan-jalan ibukota Uganda.

“Sudah biasa melihat anak-anak kecil mengemis di jalanan Kampala. Penanggung jawab mereka selalu menjaga jarak dan mengawasi mereka. Setelah bocah itu mendapat uang, para penjaga bergegas datang dan mengambilnya dari mereka,” katanya.

Aktivis hak anak, Stella Namuddu mengatakan, beberapa gadis di atas 14 tahun juga dibawa dari Karamoja. Mereka diperdagangkan ke Kenya untuk bekerja sebagai pekerja seks.

“Beberapa waktu lalu, puluhan gadis Karamojong ditangkap di Kenya dan dibawa kembali ke Uganda,” katanya.

Baru-baru ini kantor Perdana Menteri Robinah Nabbanja mengatur dialog nasional dengan kelompok hak anak dan pengacara untuk mengakhiri perdagangan anak.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut