Miris, Pasien Virus Korona Berusia 65 Tahun Diusir dari Rumah Sakit di Bolivia

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 12 Maret 2020 - 17:45 WIB
Miris, Pasien Virus Korona Berusia 65 Tahun Diusir dari Rumah Sakit di Bolivia

Paramedis Unit Kesehatan Departemen Santa Cruz melakukan latihan di Bandara Internasional Viru Viru, dalam konteks keadaan darurat global virus korona, di Santa Cruz, Bolivia, 6 Februari 2020. (FOTO: AIZAR RALDES / AFP)

SANTIAGO, iNews.id - Satu dari dua orang yang positif mengidap virus korona di Bolivia kini dalam perawatan di kantor pemerintah, setelah masyarakat setempat dan staf medis mengusirnya. Bahkan pasien itu diusir dari empat rumah sakit di kota tersebut.

Perempuan yang disebut berusia 65 tahun itu dibawa dengan ambulans dari kota kecil San Carlos menuju ibu kota Santa Cruz pada Rabu (11/3/2020) malam. Namun kekhawatiran soal tenaga medis yang langka dan daya tampung yang berlebihan membuat perempuan itu terusir dari beberapa pusat medis.

"Kami tidak akan mengizinkan perempuan ini masuk sebab rumah sakit ini tidak memadai untuk menangani kasus virus korona," kata salah satu perawat, kepada surat kabar Bolivia, El Deber, seperti dikutip Reuters.

"Terdapat banyak pasien dan orang yang bisa terinfeksi."

Pejabat kesehatan setempat, Oscar Urenda, membenarkan kejadian tersebut saat konferensi pers di Santa Cruz pada Rabu malam.

"Kami memilik satu area yang dipersiapkan di rumah sakit San Juan de Dios tetapi kami tidak dapat menanganinya dan minimnya staf," kata dia.

"Kami membuat rencana lain, yakni memindahkan ke pusat kesehatan yang lain tetapi di mana-mana penduduk setempat melarang akses."

Sebagai ganti, katanya, perempuan itu ditampung di gedung milik pemerintah daerah.

"Perempuan itu kini dirawat dan dilindungi di sebuah tempat dengan kondisi layanan yang efisien, dan dokter serta perawat membantu kami untuk menemukan pusat kesehatan yang tepat."

Menurutnya, penyebaran virus korona di Bolivia tak dapat dihindari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu menyatakan COVID-19 sebagai pandemi.

"Penyakit itu akan menyebar dan bukan karena kurangnya antisipasi, virus itu menyebar ke mana saja," katanya.

Bolivia, salah satu negara termiskin di Amerika Latin, mengalami gonjang-ganjing politik yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir dengan pengunduran diri kontroversial presiden Evo Morales.

Pada Selasa, Bolivia mengumumkan dua kasus pertama virus korona, yang muncul di China akhir tahun lalu dan menyebabkan penyakit pernapasan yang bisa berujung fatal.

Editor : Nathania Riris Michico