FRANKFURT, iNews.id - Sebuah mobil menabrak iring-iringan karnaval yang ramai di Jerman tengah, Senin (24/2/2020). Insiden itu melukai 52 orang, termasuk 18 anak-anak.
"Di antara para korban adalah 18 anak, saat ini 35 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 17 orang sudah bisa pergi," kata polisi negara bagian Hesse, seperti dilaporkan AFP, Selasa (25/2/2020).
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Polisi saat ini tengah menyelidiki motif dari pelaku.
Seorang pria lokal berusia 29 tahun mengendarai mobilnya ke arah perayaan karnaval tradisional "Rose Monday" di kota kecil Hessian, Volkmarsen, pada Senin sore. Kejadian itu mendapat tanggapan besar-besaran dari polisi dan layanan darurat.
Jerman Perketat Penjagaan di Masjid Terkait Ancaman Serangan Kelompok Sayap Kanan
Insiden itu terjadi hanya beberapa hari setelah seorang pria bersenjata membunuh sembilan orang dengan latar belakang imigran di Hanau, juga di Hesse, yang memicu kekhawatiran akan serangan lanjutan.
Namun pihak berwenang kemudian tidak lagi menyebut insiden karnaval itu sebagai serangan. Pihak berwenang menyebut pengemudi itu sendiri terluka dan tidak dapat bisa langsung diinterogasi tak lama setelah membawa mobilnya ke arah kerumunan.
Penembakan di 2 Bar Jerman Tewaskan 8 Orang, Para Pelaku Masih Berkeliaran
Namun demikian, jaksa penuntut di Frankfurt membuka penyelidikan atas warga Jerman tersebut atas dugaan percobaan pembunuhan.
Saksi mata menggambarkan, pelaku membajak mobilnya sendiri dan mengemudi langsung ke arah kerumunan dengan kecepatan tinggi.
Gara-Gara Aroma Parfum, Pengendara Mabuk Dibekuk Polisi Jerman saat Sembunyi di Semak
Editor: Nathania Riris Michico