MORNING NEWS: Gencatan Senjata di Gaza, Akankah Bertahan?
JAKARTA, iNews.id - Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata tahap pertama di Jalur Gaza terhitung sejak Minggu (19/1/2025). Gencatan senjata tahap pertama berlangsung selama 6 pekan atau 42 hari.
Di masa ini, berlaku beberapa ketentuan, seperti pertukaran 33 sandera Israel dengan sekitar 700 tahanan Palestina, masuknya bantuan kemanusiaan, penarikan pasukan Israel dari pemukiman padat, dan pemulangan pengungsi ke rumah mereka di Gaza Utara.
Masa gencatan senjata tahap pertama bisa diperpanjang dengan fase kedua yang durasi waktunya akan disepakati kemudian. Durasinya bisa lebih panjang daripada gencatan senjata pertama.
Pada masa ini Hamas akan membebaskan kembali sandera Israel, termasuk tujuh tentara. Sebaliknya, Israel akan membebaskan lebih banyak tahanan Palestina.
Trump Sebut Joe Biden Lembek soal Gencatan Senjata Gaza
Namun bisakah kesepakatan gencatan senjata tahap kedua dicapai? Dalam beberapa hari terakhir ini saja, Israel telah melakukan beberapa pelanggaran, seperti menembak mati seorang bocah di Rafah, menembaki sekelompok warga juga di Rafah yang menyebabkan banyak korban luka.
Di Kota Gaza, kapal patroli Israel melepaskan tembakan ke arah pantai, meski tak ada laporan korban luka.
Wamenlu: Kita Tidak Bisa Terima Relokasi Warga dari Gaza