MUI Bangun Rumah Sakit di Tepi Barat Palestina, Gelontorkan Rp82,5 M
Rumah sakit tersebut ditujukan untuk melayani sekitar 1,2 juta penduduk Hebron, khususnya fisioterapi dan rehabilitasi.
Dubes Andy mengatakan pembangunan rumah sakit ini merupakan bentuk nyata komitmen dan dukungan besar bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina yang mengalami penderitaan akibat konflik dengan Israel.
Wali Kota Sneineh menyambut baik bantuan dari Indonesia dan menyebut bahwa rakyat Palestina selalu menganggap Indonesia sebagai saudara dekat karena selalu membantu.
Terlebih, kata dia, pada 2020 Israel berencana membuka permukiman baru di beberapa wilayah Palestina, termasuk Hebron.
Indonesia, di bawah lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C), sebelumnya juga mendirikan rumah sakit di Jalur Gaza.
Editor: Anton Suhartono