Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Iran Peringatkan Bakal Bikin Senjata Nuklir jika Terancam oleh Israel

Kamis, 09 Mei 2024 - 12:51:00 WIB
Nah, Iran Peringatkan Bakal Bikin Senjata Nuklir jika Terancam oleh Israel
Iran bakal mengubah doktrin nuklirnya jika eksistensi negara terancam oleh Israel (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNew.id - Iran bakal mengubah doktrin nuklirnya jika eksistensi negara terancam oleh Israel. Kedua negara saling serang pada bulan lalu, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah yang sudah panas akibat perang Israel-Hamas.

Kamal Kharrazi, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, negaranya sejauh ini tak punya keputusan untuk membuat senjata nuklir. Namun jika terancam oleh Israel, sikap itu bisa saja berubah.

“Kami tidak punya keputusan untuk membuat bom nuklir, tapi jika eksistensi Iran terancam, tidak ada pilihan selain mengubah doktrin militer kami,” kata Kharrazi, seperti dilaporkan Student News Network Iran, Kamis (9/5/2024).

Dia memberi isyarat bahwa Iran punya kemampuan membuat senjata nuklir.

“Jika terjadi serangan terhadap fasilitas nuklir kami oleh rezim Zionis (Israel), (sistem) pencegahan kami bisa berubah,” kata  Kharrazi, merujuk pada fatwa Khamenei sebelumnya.

Khamenei pada 2000-an mengeluarkan fatwa yang melarang pengembangan senjata nuklir. Dia mengulangi kembali sikap itu pada 2019.

"Membuat dan menimbun bom nuklir adalah salah dan menggunakannya adalah haram. Meskipun kita punya teknologi nuklir, Iran dengan tegas menghindarinya," kata Khamenei, saat itu.

Namun, menteri intelijen Iran mengatakan pada 2021, tekanan dari negara Barat bisa mendorong negaranya untuk membuat senjata nuklir.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut