Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 - 10:14:00 WIB
Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran
l Dan Caine dilaporkan mulai waswas dengan perang melawan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemimpin Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Dan Caine dilaporkan mulai waswas dengan perang melawan Iran. Militernya tak bisa memenangkan perang hanya dengan mengandalkan serangan udara ke wilayah Iran.

CNN, mengutip beberapa sumber pejabat AS, mengungkap Caine menghabiskan waktu beberapa pekan terakhir untuk memberi nasihat para pejabat tinggi pemerintahan Prsiden Donald Trump. Dia menegaskan kepada para pejabat, AS harus mencari jalan keluar lain dari konflik melawan Iran.

Caine yakin, peningkatan opsi militer hanya akan menjadi bumerang.

Sementara itu Trump mengungkapkan keyakinan bahwa konflik melawan Iran segera berakhir. Menurut Trump, Iran tidak akab bisa bertahan lebih lama lagi. Namun di saat yang sama Trump mengakui persediaan amunisi tertentu militer AS terus menipis.

Selain itu Trump juga menyuarakan optimisme mengenai negosiasi yang sedang berlangsung terkait Selat Hormuz. Dia juga sesumbar suatu saat bisa mengunjungi Iran jika kondisi sudah memungkinkan.

"Ketika saya memulai kunjungan sangat penting ke Republik Islam Iran, itu adalah kunjungan sangat penting karena mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir. Jika tidak, seluruh dunia akan hancur. Kita tidak akan membiarkan itu terjadi. Bukan hanya kita, bukan hanya Timur Tengah, seluruh dunia akan...akan menjadi bencana," katanya.

Mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan AS-Iran, Trump enggan mengungkap tenggat waktu.

"Saya tidak ingin mengatakan itu (kesepakatan) sudah terjadi,  saat ini masih terbuka. Kita punya sesuatu yang disebut blokade dipimpin oleh Angkatan Laut AS, dan kita mengendalikannya," ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut