Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertemu Petinggi Embraer Brasil di Istana, Bahas Rencana Beli Pesawat?
Advertisement . Scroll to see content

Napi Brasil yang Coba Kabur dengan Menyamar Jadi Wanita Tewas Gantung Diri

Rabu, 07 Agustus 2019 - 09:55:00 WIB
Napi Brasil yang Coba Kabur dengan Menyamar Jadi Wanita Tewas Gantung Diri
Topeng dan wig yang dikenakan da Silva untuk berpura-pura menjadi putrinya. (FOTO: AP/Rio de Janeiro Penitentiary Administration Secretariat)
Advertisement . Scroll to see content

Perilaku gugup Silva, yang juga dikenal dengan nama 'Shorty', saat berusaha keluar dari penjara di kota Rio de Janeiro membuat petugas curiga. Rencana itu akhirnya gagal.

Silva pada mulanya akan meninggalkan putrinya yang berusia 19 tahun di penjara. Polisi masih mengadakan penyelidikan apakah putri Silva juga terlibat dalam usaha bapaknya untuk melarikan diri dari penjara Gericino hari Sabtu (3/8) tersebut.

Menurut pihak berwenang, da Silva merupakan bagian dari kelompok kriminal bernama Red Command, salah satu gang besar di Brasil yang menguasai peredaran narkoba di sebagian besar Kota Rio de Janeiro.

Setelah gagal melarikan diri, da Silva dipindahkan ke sebuah unit terpisah di penjara dengan penjagaan maksimum dan dikenai tindakan disiplin tambahan.

Silva menjadi tahanan terbaru yang meninggal di penjara Brasil. Kasus ini menambah persoalan bagi Presiden Jair Bolsonaro yang keras terhadap kejahatan baru.

Pekan lalu, 57 orang tewas setelah kerusuhan di negara bagian Para. Selain itu, lebih dari 50 narapidana meninggal dalam kondisi yang sama pada Mei akibat kerusuhan di negara bagian Amazonas.

Jumlah tahanan Brasil meningkat delapan kali lipat dalam tiga dekade terakhir menjadi sekitar 750.000 narapidana. Di tengah kondisi itu, geng penjara yang awalnya dibentuk untuk melindungi narapidana kini menggunakan kekuatan di luar tahanan.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut