Negara-Negara yang Kandangkan Pesawat Boeing 737NG karena Crack, Ada Indonesia
Beberapa maskapai terkemuka lain mengaku belum menemukan crack pada pesawat mereka meski telah melalui pemeriksaan.
Boeing sebelumnya melaporkan ada masalah dengan komponen 'garpu' yang berfungsi mengikat sayap dengan badan pesawat.
(FAA, pada awal Oktober, memerintahkan pemeriksaan pada pesawat 737NG yang berusia tua. Juru bicara FAA mengatakan maskapai tidak boleh menerbangkan pesawat sampai masalah itu diatasi.
Namun juru bicara Boeing menegaskan, pesawat yang terdeteksi crack berjumlah kurang dari 5 persen dari total 1.000 armada. Level crack pada pesawat juga tak mengkhawatirkan yang bisa membuat pesawat celaka. Perusahaan menekankan bahwa para pemumpang tidak perlu khawatir. Hal senada disampaikan Qantas.
"Kami tidak akan pernah menerbangkan pesawat yang tidak aman," kata CEO Qantas Domestic, Andrew David, seraya menambahkan pesawat 737NG merupakan produk yang sangat andal, dikutip dari AFP, Jumat (1/11/2019).