Negosiasi dengan Hamas, Israel Terpaksa Lepas Tahanan Palestina Paling Berbahaya
Bos Mossad David Barnea, Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) William Burns, dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani bertemu di Warasawa, Polandia, pada Senin lalu untuk memulai negosiasi pertukaran sandera.
Uni Eropa Desak Semua Pihak Terlibat Konflik di Gaza Segera Gencatan Senjata
Seorang pejabat Israel mengatakan, merumuskan negosiasi gencatan senjata terbaru ini jauh lebih sulit dibandingkan perjanjian sebelumnya. Itulah yang membuat prosesnya menjadi alot.
Informasi senada dilaporkan stasiun televisi Israel Channel 12, mengutip sumber pejabat senior lain.
Ini 10 Negara yang Tolak Gencatan Senjata di Gaza, Ada Tetangga Indonesia
"Israel akan siap mengambil langkah panjang untuk memulangkan sandera-sanderanya," bunyi laporan.
Jika kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan baru terwujud, kata dia, ini akan menjadi pertaruhan besar. Namun keputusan berada di tangan mediator.
Dia menambahkan Israel akan mempertimbangkan untuk memberikan fleksibilitas selama gencatan senjata kemanusiaan baru ini, termasuk bantuan kemanusiaan. Israel juga akan membebaskan lebih banyak tahanan Palestina, dalam hal kuantitas maupun kualitas.
Editor: Anton Suhartono