Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional, 1.355 Orang Tewas akibat Banjir Bandang
Kementerian Dalam Negeri Nepal menyampaikan, kantor-kantor pemerintah, termasuk perwakilan diplomatik Nepal di luar negeri, akan mengibarkan bendera nasional setengah tiang untuk menandai hari terakhir masa berkabung.
Juru bicara Angkatan Darat Nepal Raja Ram Basnet mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa upaya penyelamatan masih berlangsung dengan intensitas yang sama seperti hari pertama.
"Fokus kami adalah pencarian dan penyelamatan di tiga tingkat, yakni di darat, melalui udara, dan di dalam terowongan," ujar Raja.
"Kami memastikan tidak ada seorang pun yang masih terjebak," tuturnya.
Salah satu lokasi yang masih dianggap memiliki peluang menemukan korban selamat adalah terowongan yang menjadi bagian dari pembangkit listrik tenaga air di wilayah tersebut. Ratusan pekerja pembangkit listrik termasuk di antara orang-orang yang masih hilang.
Dalam beberapa hari terakhir, empat orang berhasil diselamatkan. Tiga di antaranya ditemukan di pembangkit listrik tenaga air atau terowongan.
Di Nepal, setidaknya 5.083 orang masih dinyatakan hilang. Sementara di sisi Tibet, media China pada Jumat (4/9/2026) melaporkan jumlah korban meninggal mencapai 31 orang, sedangkan 531 lainnya masih belum ditemukan.
Editor: Aditya Pratama