YERUSALEM, iNews.id - Benjamin Netanyahu membantah semua tuduhan korupsi yang dituduhkan padanya, Kamis (21/11/2019). Dia bersumpah tetap menjadi pemimpin Israel, kendati didakwa atas berbagai tuduhan korupsi.
Netanyahu mengecam apa yang dia sebut tuduhan tak beralasan dan bermotivasi politis, beberapa jam setelah didakwa oleh jaksa agung atas kasus suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.
Bagaimana Mossad Gelar Operasi Intelijen di Iran?
"Apa yang terjadi di sini adalah upaya melakukan kudeta terhadap perdana menteri," kata Netanyahu, seperti dilaporkan AFP, Jumat (22/11/2019).
"Objek investigasi adalah untuk mengusir sayap kanan dari pemerintah."
Pemilu Israel Pertaruhan bagi Netanyahu, Masuk Penjara atau Lanjutkan Jabatan PM
Dalam pidato selama 15 menit, Netanyahu mencerca lawan-lawan politiknya dan lembaga-lembaga negara. Dia juga menuduh polisi dan pengadilan bersikap bias.
Politisi veteran itu berpendapat bahwa sudah waktunya untuk penyelidikan dilakukan terhadap para penyelidik.
Soal Kasus Korupsi, PM Israel Netanyahu Enggan Mengundurkan Diri
Netanyahu juga bersumpah melanjutkan kepemimpinannya sebagai perdana menteri meskipun ada akan diadili dan tekanan politik yang makin kuat.
"Saya akan terus memimpin negara ini, sesuai dengan surat hukum," katanya.
Kepolisian Israel: Perdana Menteri Netanyahu Terindikasi Korupsi
"Saya tidak akan membiarkan kebohongan menang."
Editor: Nathania Riris Michico
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku