Netizen Malaysia Pertanyakan Kenapa PM Muhyiddin Tak Pakai Gelang Pemantau Covid-19
KUALA LUMPUR, iNews.id - Netizen Malaysia mempertanyakan mengapa Perdana Menteri Muhyiddin Yassin tidak mengenakan gelang merah muda sebagai tanda dia baru berkunjung dari Sabah terkait pemilu lokal pada 26 September. Gelang merah muda menandakan pemakainya dalam pemantauan dan harus menjalani karantina 14 hari.
Padahal warga Malaysia lainnya yang bepergian dari Sabah diharuskan mengenakan gelang itu. Sabah merupakan pusat wabah Covid-19 yang baru di Malaysia sehingga siapa pun yang bepergian dari negara bagian itu harus menjalani karantina.
Penumpang pesawat yang tiba dari Sabah akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Bandara Internasional Kuala Lumpur lalu dipasangi gelang plastik ini selama 2 pekan.
Dia tetap harus dikarantina di rumah atau lokasi-lokasi yang ditetapkan pemerintah, meskipun hasil tes Covid-19-nya negatif. Gelang akan dilepas begitu hasil tes Covid-19 negatif setelah melalui periode 14 hari.
Warga Malaysia melihat Muhyiddin tidak mengenakan gelang itu saat menyampaikan pidato melalui televisi, Selasa (6/10/2020).
Padahal dia sebelumnya menegaskan tidak ada perlakuan berbeda antara warga dengan pejabat terkait aturan Covid-19. Dia mengatakan enam menteri dan tujuh wakil menteri menjalani karantina setelah terbang dari Sabah. Selain itu mereka juga berinteraksi dengan menteri yang kemudian dinyatakan positif Covid-19.
Kantor Perdana Menteri menyatakan, Muhyiddin tidak melanggar aturan Kementerian Kesehatan karena tidak mengenakan gelang pemantauan Covid-19.
Muhyiddin sudah menjalani tes Covid-19 dan hasilnya negatif. Dia pun tetap menjalani karantina mandiri, sebagaimana disarankan kementerian.
Menurut kantor perdana menteri, Muhyiddin menjalani tes Covid-19 empat kali, yakni pada 22, 26, 29 September, serta 5 Oktober. Semua hasilnya negatif.
"Berdasarkan penilaian risiko oleh pejabat Kementerian Kesehatan pada 5 Oktober, perdana menteri disarankan melakukan karantina mandiri dan memantau kesehatan mandiri di rumah setiap hari selama 14 hari menggunakan alat penilaian rumah di aplikasi MySejahtera," bunyi keterangan, dikutip dari The Straits Times, Rabu (7/10/2020).
Aplikasi yang dikeluarkan pemerintah memungkinkan pengguna melakukan penilaian kesehatan mandiri.
Oleh karena itu, Muhyiddin tidak diwajibkan memakai gelang pemantauan Covid-19.
"Dugaan Muhyiddin melanggar perintah Kementerian Kesehatan tidaklah benar. Kondisinya tetap baik, dia akan terus menjalani karantina mandiri hingga 14 hari, seperti ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” bunyi pernyataan.
Malaysia pada Selasa melaporkan 691 kasus baru yang merupakan rekor tertinggi, sebagian besar penderita baru berada di Kedah dan Sabah.
Editor: Anton Suhartono