Ngeri, Wabah Virus Corona Gelombang Kedua di AS Diprediksi Lebih Parah
Redfield mengingatkan, kedatangan wabah corona dan flu di saat bersamaan akan menjadi beban bagi otoritas kesehatan dalam menangani korban dan penyediaan fasilitas.
“Jika kedua penyakit memuncak pada saat yang sama, bisa jadi sangat, sangat, sangat, sangat sulit,” ujarnya.
Namun jika warga AS mengantisipasi sejak dini dengan menjalani penyuntikan, kesulitan-kesulitan tersebut mungkin akan bisa diatasi.
“Mungkin akan ada tempat tidur di rumah sakit yang cukup untuk ibu atau nenek Anda yang terinfeksi virus corona (gelombang kedua),” tuturnya.
Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, AS sejauh ini mengonfirmasi lebih dari 800.000 kasus Covid-19, sebanyak 44.845 di antaranya meninggal.
Jumlah kasus infeksi dan kematian tersebut mengukuhkan AS sebagai negara paling parah di dunia yang diterjang wabah virus corona.
Editor: Anton Suhartono