Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Ingin RI Untung Maksimal, Matangkan Strategi Perundingan dengan AS
Advertisement . Scroll to see content

Nicolas Maduro Tuduh AS Bantu Upaya Makar di Venezuela, Donald Trump Bereaksi

Rabu, 06 Mei 2020 - 13:08:00 WIB
Nicolas Maduro Tuduh AS Bantu Upaya Makar di Venezuela, Donald Trump Bereaksi
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, dua warga AS ditahan di Venezuela, Senin (4/5/2020) waktu setempat. Keduanya ditahan karena dicurigai berencana menggulingkan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Maduro menuduh pemimpin oposisi yang didukung AS, Juan Guaido, membiayai rencana makar tersebut. Penangkapan dua orang Amerika itu terjadi sehari setelah Pemerintah Venezuela menyatakan, pihaknya telah menggagalkan invasi dari laut, menewaskan delapan penyerang, dan menangkap dua lainnya.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. (Foto: AFP)

Maduro tampil di televisi pemerintah untuk menunjukkan paspor dua WN Amerika itu, yang diketahui bernama Luke Denman (34) dan Airan Berry (41). Dia mengatakan kepada komando tinggi militer Venezuela bahwa kedua orang itu adalah tentara AS.

Jaksa Agung Venezuela, Tarek William Saab, sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa sejumlah tentara bayaran telah menandatangani kontrak 212 juta dolar AS dengan Guaido untuk membantu menggulingkan pemerintah. Dia menuduh Guaido menggunakan dana yang dicuri dari perusahaan minyak negara PDVSA untuk menyewa para tentara itu.

Amerika Serikat, salah satu dari lebih dari 50 negara yang mendukung Guaido sebagai penjabat presiden Venezuela saat dia menantang Maduro untuk meraih kekuasaan, telah menjatuhkan sanksi pada PDVSA. AS juga mengizinkan Guaido menggunakan dana dari rekening beku milik anak perusahaan minyak itu yang berbasis di Houston AS, Citgo.

Saab mengatakan, Guaido telah menandatangani kontrak dengan mantan prajurit pasukan khusus AS Jordan Goudreau, yang dihubungkan dalam beberapa laporan pers pekan lalu dengan upaya untuk menjatuhkan Maduro.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut