Obat Remdesivir Ampuh Cegah Kerusakan Paru-Paru pada Pasien Virus Corona, tapi...

Anton Suhartono ยท Sabtu, 18 April 2020 - 16:14 WIB
Obat Remdesivir Ampuh Cegah Kerusakan Paru-Paru pada Pasien Virus Corona, tapi...

Remdesivir (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pengujian tahap awal obat remdesivir yang akan diberikan kepada pasien virus corona berhasil.

Institut Kesehatan Nasional (NIH) Amerika Serikat menguji coba obat ini pada beberapa ekor monyet yang sudah disuntik virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (18/4/2020).

Hasilnya obat antivirus tersebut mampu meringankan penyakit klinis dan kerusakan paru-paru pada monyet rhesus (rhesus macaques) yang terinfeksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit Covid-19.

Studi tersebut dirancang untuk mengetahui penetapan dosis dan pengobatan bagi para pasien Covid-19.

Dua kelompok monyet, masing-masing terdiri dari enam ekor rhesus, dilibatkan dalam studi. Kelompok pertama diberi remdesivir, sementara yang lainnya tidak diberi obat sebagai pembanding.

Sebanyak 12 monyet itu diinfeksi dengan SARS-CoV-2. Setelah 12 jam, kelompok pertama diberi satu dosis remdesivir yang disuntik melalui pembuluh darah intravena, disusul satu dosis lagi yang diberikan melalui infus. Prosedur ini dilakukan selama 7 hari.

Para ilmuwan NIH mengatur agar pengobatan dilakukan tak lama sebelum virus mencapai efek level tertinggi paru-paru hewan tersebut.

Setelah 12 jam sejak pengobatan awal, para ilmuwan memeriksa semua monyet itu dan menemukan fakta enam monyet yang diberi obat menunjukkan kondisi kesehatan jauh lebih baik dibanding yang tidak. Tren tersebut berlanjut dalam studi yang berlangsung selama 7 hari itu.

Satu dari enam ekor monyet yang diberi obat mengalami kesulitan bernapas ringan, sementara enam monyet yang tidak diberi obat bernapas dengan cepat namun berat.

Menurut studi tersebut, jumlah virus yang ditemukan di dalam paru-paru kelompok pertama juga jauh lebih rendah dibandingkan kelompok pembanding. Selain itu, SARS-CoV-2 menyebabkan kerusakan lebih ringan pada paru-paru hewan yang diberi obat.

Data tersebut memberikan kesimpulan bahwa remdesivir sebaiknya diberikan kepada pasien Covid-19 sedini mungkin demi mencapai efek maksimal.

Hasil pengujian menunjukkan, remdesivir memang membantu mencegah radang paru-paru atau pneumonia, namun tak bisa melepaskan virus dari tubuh hewan.

"Temuan ini memiliki arti penting terhadap pasien, meskipun ada kemajuan klinis tidak berarti sifat menularnya rendah," demikian rincian hasil.

Editor : Anton Suhartono