OPEC+ Sepakat Tak Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah
WINA, iNews.id - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya atau OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk Desember 2026. Keputusan itu diambil di tengah gangguan pasokan akibat perang Iran dan meningkatnya ketidakpastian pasar energi global.
Keputusan tersebut diumumkan setelah pertemuan daring tujuh anggota utama OPEC+ pada Minggu (1/11/2026). Ketujuh negara tersebut yakni Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman.
Melansir CNBC, langkah ini mempertahankan target produksi Desember ini sesuai dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan produksi lebih lanjut hingga tahun depan.
Di sisi lain, sejumlah negara anggota di kawasan Teluk mulai meningkatkan ekspor minyak yang sebelumnya terganggu selama berbulan-bulan akibat perang Iran. Namun, sebagian besar produsen masih memompa minyak jauh di bawah target produksi masing-masing.
OPEC+ merupakan kelompok yang terdiri atas Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sejumlah negara sekutunya, termasuk Rusia.