Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan
ANKARA, iNews.id - Turki mengungkap cara kerja Pakta Pertahanan Bersama Makkah yang diteken dengan Arab Saudi dan Pakistan. Mekanisme pakta tersebut secara teknis mirip dengan Pasal 5 NATO, yakni serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Artinya, jika Turki, Arab Saudi, atau Pakistan diserang, dua negara lainnya dapat memberikan bantuan kepada negara yang menjadi sasaran. Namun, bantuan tersebut tidak otomatis berarti pengerahan pasukan seperti dalam skenario tertentu di NATO.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menjelaskan, negara yang diserang terlebih dulu harus meminta bantuan dan menentukan jenis dukungan yang dibutuhkan. Bantuan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari intelijen dan logistik hingga amunisi serta pengerahan unit militer.
"Secara teknis, ini mirip dengan Pasal 5 NATO," kata Fidan kepada Anadolu, dikutip Senin (10/8/2026).
Menurut dia, mekanisme respons dalam pakta Makkah dapat berbeda dengan NATO karena bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan negara yang diserang.