Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Turki Akan Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap Netanyahu
Advertisement . Scroll to see content

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:22:00 WIB
Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki
Para pejabat Israel memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menghindari konflik dengan Turki (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Meningkatnya ketegangan Israel dengan Turki memicu kekhawariran para pejabat di Tel Aviv. Mereka memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menghindari konflik dengan Turki.

Ketegangan dipicu serangan udara Israel terhadap pangkalan di Suriah pada awal pekan ini dengan alasan lokasi itu akan digunakan sebagai pangkalan militer Turki. Pemerintah Suriah maupun Turki membantah tuduhan itu.

Beberapa pejabat keamanan Israel memperingatkan, tuduhan yang dilontarkan Perdana Menteri Benjamun Netanyahu dan Menteri Pertahanan Katz terhadap Turki hanya akan memicu konflik baru yang tidak perlu.

Peringatan tersebut disampaikan para pejabat menjelang pemilu anggota parlemen Knesset yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober. Pemerintahan Netanyahu sedang menacari simpati warga, terutama dari kalangan sayap kanan, untuk melanggengkan kekuasaan mereka.

Netanyahu dan partainya, Likud, semakin sering melibatkan Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam retorika dan kampanye pemilu.

Stasiun televisi Channel 12 melaporkan, beberapa pejabat keamanan lebih memilih untuk menghindari perselisihan dengan Turki atau mencegahnya berkembang ke arah konfrontasi lebih luas.

Militer Israel menyerang Pangkalan Udara Abu Al Duhur di Provinsi Idlib, Suriah, sekitar 70 km dari perbatasan Turki, pada Selasa (18/8/2026).

Disebutkan, beberapa pejabat keamanan Israel ingin menutupi rencana serangan itu dari sorotan publik serta tidak membuat pernyataan resmi untuk menghindari konfrontasi langsung dengan Turki.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut