Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal, Keluarga Ungkap Penyebab Kematiannya
SINGAPURA, iNews.id - Pangeran Brunei Darussalam 'Abdul' Azim meninggal dunia pada Sabtu pekan lalu karena kegagalan organ akibat penyakit autoimun.
Keluarga sempat menyembunyikan penyebab kematian pria 38 tahun itu yang memicu pertanyaan dari banyak pihak.
Pangeran 'Abdul' Azim yang merupakan putra kedua Sultan Hassanal Bolkiah dan berada di urutan keempat pewaris takhta kesultanan dimakamkan di Mausoleum Kerajaan pada hari yang sama. Brunei Darussalam pun memberlakukan masa berkabung selama 7 hari.
Adik laki-laki almarhum, Pangeran Abdul Matin, mengatakan melalui Instagram, kakaknya didiagnosis menderita vaskulitis sistemik parah pada awal 2020, kondisi yang ditandai dengan pembengkakan dinding pembuluh darah.
Brunei Tanpa Kasus Baru Covid-19 selama Hampir Tiga Bulan
"Pada saat yang sama, dia juga mengalami gangguan bipolar yang membuat perjuangannya (melawan penyakit) semakin keras. Saudara saya meninggal karena kegagalan organ disebabkan oleh yang terus-menerus karena penyakit autoimun," kata Abdul Mateen, dikutip dari The Straits Times, Rabu (28/10/2020).
Abdul Mateen melanjutkan, dia membeberkan penyebab kematian ini atas permintaan kakaknya sebelum wafat.
Postingan Abdul Mateen disertai foto hitam-putih masa kecil mereka yang sedang bersenang-senang.
"Dia senang selalu mengisengi kami, bercanda, dan tidak pernah menganggap hidup terlalu serius. Tawanya menular, terlepas apakah hal itu lucu atau tidak, semua orang akhirnya ikut tertawa juga," ujar Abdul Mateen, mengenang masal lalu mereka.
Pangeran 'Abdul' Azim lahir di Bandar Seri Begawan pada 29 Juli 1982 dan sempat mengenyam pendidikan di International School Brunei, Singapore's Raffles Institution, dan Oxford Brookes University.