Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata
Advertisement . Scroll to see content

Pangkalan Militer Angkatan Udara Ukraina Lumpuh Diserang Pasukan Rusia

Minggu, 06 Maret 2022 - 16:05:00 WIB
Pangkalan Militer Angkatan Udara Ukraina Lumpuh Diserang Pasukan Rusia
Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Igor Konashenkov. (Foto: tangkapan layar Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Pangkalan militer angkatan udara Ukraina lumpuh diserang tentara Rusia. Pasukan Kremlin menggunakan senjata presisi tinggi jarak jauh untuk menyerang pangkalan militer Ukraina. 

Kementerian Pertahanan Rusia, pada Minggu (6/3/2022) melaporkan, pangkalan militer angkatan udara yang dilumpuhkan berada di dekat Starokostiantyniv, Ukraina.
 
"Serangan dilakukan dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi. Pangkalan militer angkatan udara Ukraina di dekat Starokostiantyniv dinonaktifkan," kata juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

Dia menambahkan, sistem rudal S-300 yang dikendalikan Ukraina juga telah dihancurkan oleh pasukan roket Rusia. 

Setidaknya, Rusia telah menjatuhkan 10 pesawat dan helikopter Ukraina selama 24 jam terakhir.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan tentaranya untuk menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu. Tujuan operasi tersebut untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tetangganya yang pro-Barat itu, di samping mencegah Kiev bergabung dengan NATO.

Negara-negara Barat, yang menolak dalih Rusia itu, menanggapinya dengan menjatuhkan sanksi keras terhadap Moskow. Mereka juga mengerahkan militer berat dan bantuan lainnya ke Kiev.

Sesaat sebelum invasi, Putin mengatakan dalam pidatonya bahwa Ukraina menggunakan ilmu pengetahuan yang didapat semasa Uni Soviet berkuasa untuk membuat senjata nuklir sendiri. Menurut Putin, ini sama saja dengan persiapan Kiev untuk melakukanserangan ke Rusia.

Namun, dia tidak mengutip bukti apa pun untuk klaimnya tersebut.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut