Pangkalan Pasukan Koalisi AS di Irak kembali Dihantam Serangan Rudal Milisi Jihadis
Al-Kadhimi telah menyampaikan pada diplomat 25 negara bahwa pemerintahannya akan melindungi fasilitas mereka dari serangan milisi.
Dia mengatakan serangan terbaru dilakukan untuk mempermalukan pemerintah dan mencegah ketertiban terhadap milisi yang tidak dapat diatur, serta mengisolasi Irak dari komunitas internasional.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein mengatakan AS telah mempertimbangkan untuk menarik kedutaan besarnya dari Baghdad menyusul situasi keamanan yang semakin buruk.
Langkah tersebut diambil setelah media Irak memperingatkan ancaman dari milisi Syiah yang diduga berencana menyerang zona hijau di Baghdad tengah, lokasi kompleks kedutaan besar AS seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2019.
Sebelumnya, serangan serupa terjadi pada tengah pekan kemarin yang menewaskan 6 penduduk sipil setelah rudal nyasar ke permukiman warga.
Editor: Arif Budiwinarto