Para Kosmonaut Rusia Malah Enggan Divaksinasi dengan Sputnik V

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 24 September 2020 - 21:21 WIB
Para Kosmonaut Rusia Malah Enggan Divaksinasi dengan Sputnik V

Vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, menuai kontroversi karena hanya melakukan uji skala kecil dalam tingkatan pengembangannya. (Foto: EPA)

MOSKOW, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Agustus lalu mengklaim negaranya telah mengembangkan “vaksin pertama” yang menawarkan kekebalan berkelanjutan terhadap virus corona (Covid-19). Akan tetapi, sejumlah kosmonaut Rusia yang akan berangkat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menilai, masih terlalu dini untuk menerima vaksin yang dinamai Sputnik V itu.

“Saya pribadi akan mengatakan bahwa saya tidak akan divaksinasi karena saya berhati-hati dalam masalah ini,” kata Sergei Ryzhikov, kosmonaut yang memimpin ekspedisi ke ISS pada Oktober ini, dikutip AFP, Kamis (24/9/2020).

Pria berumur 46 tahun itu dan para kosmonaut lainnya tampak mengenakan masker di pusat pelatihan antariksawan Star City yang berada di luar Kota Moskow, saat menggelar konferensi pers secara daring hari ini.

Komentar kosmonaut itu muncul satu bulan setelah Putin menyebut vaksin virus corona buatan Rusia dikembangkan dalam waktu singkat dan dinamai Sputnik V. Nama itu mengacu pada satelit yang dibuat pada era Uni Soviet, pertama kali diluncurkan ke luar angkasa pada 1957.

“Segera setelah vaksin itu dicoba, diuji, serta dibuktikan keandalannya, maka keputusan akan diambil untuk merekomendasikan agar para kosmonaut divaksinasi,” kata kosmonaut lainnya, Sergei Kud-Sverchkov, yang berusia 37 tahun.

Dia mengatakan, keputusan itu juga tergantung pada dokter yang bertanggung jawab atas perawatan kesehatan para kosmonaut, termasuk untuk masalah imunisasi.

Vaksin Sputnik V memang menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam uji coba awal. Akan tetapi, Rusia belum menyelesaikan tahap akhir uji klinis, di mana sejumlah besar orang diberikan vaksin itu atau plasebo.

Para kosmonaut atau di Amerika disebut astronaut (dan di Indonesia disebut antariksawan), secara rutin menjalani masa karantina sebelum meluncur ke luar angkasa. “Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah tempat teraman sekarang. Kami tidak perlu divaksinasi karena kami secara ketat mengikuti semua aturan sanitasi,” ucap Ryzhikov menambahkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil