Para Pesaing yang Ingin Gantikan Theresa May Jadi PM Inggris Mulai Bertarung

Nathania Riris Michico ยท Senin, 17 Juni 2019 - 15:37 WIB
Para Pesaing yang Ingin Gantikan Theresa May Jadi PM Inggris Mulai Bertarung

Ilustrasi PM Inggris Theresa May saat berjalan ke kediamannya. (FOTO: REUTERS)

LONDON, iNews.id - Kubu Konservatif di parlemen Inggris membahas daftar kandidat yang akan menggantikan Theresa May yang mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri (PM) dan ketua partai.

Sejauh ini, ada 11 kandidat yang sudah menyatakan akan maju untuk untuk jabatan teratas di partai tua Inggris itu. PM May sudah mengirim surat pengunduran dirinya secara resmi pada Jumat (24/5/2019).

Dilaporkan Deutsche Welle, Senin (17/6/2019), kandidat yang dianggap paling berpeluang antara lain mantan Menteri Luar Negeri dan Wali Kota London Boris Johnson, Menteri Luar Negeri saat ini Jeremy Hunt, mantan ketua House of Commons Andrea Leadsom, dan Menteri Lingkungan saat ini Michael Gove.

Karena banyaknya kandidat yang akan bersaing, akan ada beberapa putaran pemungutan suara di antara 313 anggota parlemen Partai Konservatif untuk mempersempit kalangan kandidat.

Dua kandidat yang tersisa kemudian akan maju ke pemilihan putaran kedua yang akan dipilih oleh anggota partai, yang diyakini berjumlah sekitar 150.000 orang, namun tidak ada catatan resmi yang dipublikasi mengenai angka tersebut.

Janji menuntaskan Brexit

Pemungutan suara babak pertama di anatara anggota parlemen dijadwalkan pada Kamis (13/6/2019), dengan pemungutan suara lebih lanjut pada tanggal 18, 19 dan 20 Juni jika diperlukan.

Kelompok moderat pro-Uni Eropa berharap untuk menghentikan mantan menteri luar negeri dan wali kota London Boris Johnson (54), yang dalam jajak pendapat didukung sekitar 32 persen anggota Partai konservatif. Dia berjanji membawa Inggris keluar dari Uni Eropa "dengan atau tanpa perjanjian, sampai 31 Oktober."

Menteri Luar Negeri saat ini, Jeremy Hunt (52), berjanji untuk memacu pertumbuhan dan membuat ekonomi Inggris kompetitif pascaBrexit.

"Saya siap menjadi pemimpin yang dapat dipercaya, yang siap untuk menyatakan kebenaran, dan yang terpenting, dihormati di panggung dunia."

Andrea Leadsom (56) bertekad menjalankan kepemimpinan yang tegas dan penuh kasih yang menurutnya dibutuhkan Inggris.

Sedangkan Michael Gove (51) mengatakan dia "siap untuk menyatukan partai, siap untuk memberikan Brexit dan siap untuk memimpin negara besar kita."

Theresa May gagal penuhi Brexit

May dianggap gagal memenuhi Brexit, setelah RUU Brexit yang disepakatinya dengan Uni Eropa tiga kali ditolak oleh mayoritas anggota parlemen.

Selama pertarungan perebutan jabatan Ketua Umum di Partai Konservatif berlangsung, May akan tetap menjalankan jabatan Perdana Menteri.

Keputusan tentang siapa yang akan memimpin Partai Konservatif diharapkan akan rampung pada akhir Juli, sebelum parlemen ditutup untuk liburan musim panas pada Agustus. Parlemen Inggris baru akan kembali bersidang awal September.

Editor : Nathania Riris Michico