Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dituduh Biang Kerok Kekalahan Republik di Pemilu terkait Perang Iran, Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk
Advertisement . Scroll to see content

Partai Trump Kalah Pemilu AS, Pemimpin Iran Mojtaba: Jangan Berharap Banyak

Jumat, 06 November 2026 - 06:20:00 WIB
Partai Trump Kalah Pemilu AS, Pemimpin Iran Mojtaba: Jangan Berharap Banyak
Mojtaba Khamenei memperingatkan agar tidak berharap banyak terhadap perubahan kebijakan AS setelah kekalahan Partai Republik (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan agar tidak berharap banyak terhadap perubahan kebijakan Amerika Serikat (AS) setelah Partai Republik pimpinan Presiden Donald Trump kalah dalam pemilu paruh waktu. Menurut dia, kemenangan Partai Demokrat tidak akan otomatis mengubah sikap Washington terhadap Teheran.

Mojtaba menegaskan, pergantian kekuatan politik di AS maupun pergeseran dominasi di Kongres tidak menjamin berakhirnya permusuhan terhadap Iran. Dia juga memperingatkan pihak-pihak yang berharap konsesi kepada Washington bisa menghentikan tekanan AS.

“Jika masih ada yang menyimpan sedikit harapan akan perubahan perilaku atau pergeseran partisan dan faksional dalam sistem dominasi, atau yang membayangkan bahwa dengan memberikan konsesi kepada AS mereka bisa mencegahnya dari permusuhan terhadap bangsa Iran, mereka sangat keliru,” kata Mojtaba melalui akun media sosialnya, dikutip Jumat (6/11/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah warga Iran merayakan kemenangan Partai Demokrat atas Republik dalam pemilu paruh waktu AS. Demokrat berhasil merebut kendali Kongres, mengakhiri dominasi Partai Republik yang selama ini menjadi pendukung utama agenda politik Trump.

Kemenangan Demokrat memunculkan harapan di kalangan warga Iran bahwa perubahan komposisi Kongres dapat memengaruhi kebijakan Washington, terutama terkait perang dengan Iran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut