Pastor Katolik Ditikam saat Pimpin Misa, Polisi Singapura Perketat Penjagaan Gereja
Basnayake akan dihadirkan ke pengadilan pada Senin (11/11/2024) untuk mendengarkan dakwaan.
Menyusul kejadian tersebut, Gereja Katolik di Singapura akan meninjau kembali protokol keamanan di paroki-parokinya. Meski demikian sulit untuk mengontrol secara ketat karena gereja adalah ruang publik.
Namun Uskup Agung Singapura William Goh mengingatkan, tindakan berlebihan dalam pengamanan bisa membuat jemaat enggan pergi ke gereja. Selain itu, reaksi berlebihan sama saja menunjukkan ketidakkeberanian serta menunjukkan kejahatan sebagai pemenang dengan mengendalikan kehidupan para jemaat dan gereja.
Gereja Katolik, lanjut dia, sebenarnya telah mengantisipasi kejadian-kejadian seperti itu. Pada 2016, gereja membentuk Dewan Operasi Tanggap Darurat Keuskupan Agung untuk mengoordinasikan dan meningkatkan keamanan di paroki-paroki.
Meski demikian, lanjut dia, setiap jemaat harus tetap waspada dan memberi tahu petugas jika melihat sesuatu yang mencurigakan.