Pasukan Israel Masih Serang Gaza Setelah Bunuh 104 Orang
Al Jazeera melaporkan, serangan terbaru ini menimbulkan trauma baru bagi penduduk yang sangat ingin mengakhiri perang. Sejak 10 Oktober lalu mereka mengharapkan perang benar-benar berakhir, namun kenyataannya tidak.
Khadija Al Husni, seorang perempuan pengungsi yang tinggal bersama anak-anaknya di sebuah sekolah kamp pengungsi Shati mengatakan, serangan-serangan terbaru Israel berlangsung saat werga mulai bernapas kembali, mencoba membangun kembali kehidupan.
"Ini kejahatan. Entah ada gencatan senjata atau perang, tidak mungkin keduanya. Anak-anak tidak bisa tidur. Mereka mengira perang sudah berakhir," ujarnya.
Kutip Alkitab, Presiden Taiwan Puji Israel Habis-habisan
Editor: Anton Suhartono