Pasukan Israel Rusak Artefak Masjid Al Aqsa
Dengan upaya ini, Israel juga berusaha memaksakan fakta baru untuk mendukung rencananya yakni me-Yahudisasi Yerusalem Timur.
Kegubernuran menyerukan kepada masyarakat internasional, PBB, serta badan kebudayaannya UNESCO, untuk segera turun tangan menghentikan pelanggaran-pelanggaran Israel dan meminta pertanggungjawaban sang penjajah atas kejahatannya.
Israel sejak lama menggali terowongan di bawah Masjid Al Aqsa, tindakan yang menurut Palestina merupakan bagian dari rencana lebih luas untuk me-Yahudisasi Yerusalem.
Berdasarkan hukum internasional, Dewan Wakaf Yerusalem yang dikelola Yordania adalah satu-satunya badan yang berwenang mengelola urusan Masjid Al Aqsa.
Raja Yordania Abdullah II pada dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Maret 2013 menandatangani perjanjian yang memberikan Yordania hak untuk menjaga dan mempertahankan Yerusalem serta tempat-tempat suci di Palestina, termasuk Yerusalem.
Masjid Al Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam, namun orang Yahudi mengklaim tempat tersebut sebagai Bukit Bait Suci. Israel menyebut lokasi itu dahulunya merupakan lokasi dua kuil kuno agama mereka.
Editor: Anton Suhartono