Pasukan Israel Tangkap 2 Remaja Palestina yang Diduga Lakukan Penikaman Massal
TEL AVIV, iNews.id - Pasukan Israel mengklaim telah menangkap dua warga Palestina yang melakukan penikaman massal pekan lalu.
Pernyataan bersama oleh polisi, militer dan badan keamanan internal Shin Bet, pada Minggu (8/5/2022) mengatakan, pelaku merupakan warga Palestina berumur 19 dan 20 tahun. Keduanya ditangkap di dekat sebuah tambang tidak jauh dari Elad.
Penikaman yang menewaskan tiga orang Israel itu terjadi pada Kamis (5/5/2022). Keduanya melarikan diri dari tempat kejadian dan memicu perburuan besar-besaran oleh pasukan khusus dan unit komando menggunakan helikopter dan sarana lain.
Gambar di media Israel menunjukkan pasukan keamanan bertopeng menghadapi orang-orang itu, yang tampaknya berada di bawah semak hijau di sebidang tanah. Ketika pasukan menjelajahi daerah itu, polisi meminta masyarakat untuk menjauh. Petugas juga mendesak warga Israel untuk melaporkan kendaraan atau orang yang mencurigakan.
Kremlin Bantah Putin Akan Deklarasikan Perang Besar-besaran di Ukraina pada 9 Mei
Polisi mengatakan, para penyerang berasal dari Kota Jenin, Tepi Barat. Wilayah ini muncul kembali sebagai benteng militan dalam gelombang kekerasan terbaru dan terburuk yang pernah dilihat Israel dalam beberapa tahun. Beberapa penyerang dalam kekerasan baru-baru ini berasal dari Jenin.
Perdana Menteri, Naftali Bennett mengatakan kepada kabinetnya, pelaku yang ditangkap merupakan teroris yang dipenuhi hasutan untuk membunuh dengan kapak dan kekejaman yang tak terbayangkan.
Dia mengatakan Israel memasuki tahap baru dalam perang melawan teror. Kini Israel sedang membentuk penjaga nasional sipil yang akan dikerahkan dalam situasi darurat seperti jenis serangan yang telah disaksikan negara itu dalam beberapa pekan terakhir.
“Tujuan utama pemerintah Israel adalah memulihkan keamanan pribadi warga Israel,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah