Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Payudara Buatan Selamatkan Nyawa Perempuan Ini Setelah Ditembak dari Dekat

Rabu, 22 April 2020 - 14:57:00 WIB
Payudara Buatan Selamatkan Nyawa Perempuan Ini Setelah Ditembak dari Dekat
Nyawa perempuan di Kanada terselamatkan setelah peluru yang ditembakkan ke arahnya mengenai implan payudara (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Nyawa seorang perempuan korban penembakan di Kanada bisa diselamatkan. Pasalnya peluru tak menembus organ dalam tubuh korban, melainkan mengenai silikon implan payudara.

Korban ditembak di bagian dada saat berjalan-jalan di Toronto pada 2018.

Kisah unik di dunia kedokteran ini diangkat dalam jurnal medis SAGE yng terbit pekan lalu dan dilaporkan kembali AFP, Rabu (22/4/2020).

Silikon di payudara sebelah kiri perempuan berusia 30 tahun itu mampu menahan dan mengalihkan laju peluru. Silikon diketahui benda kenyal namun sangat kuat.

Dijelaskan, insiden tersebut merupakan satu dari segelintir kasus di mana seorang perempuan diselamatkan oleh implan payudaranya.

Korban, tidak disebutkan identitasnya, bahkan masih bisa pergi ke fasilitas medis terdekat tanpa bantuan orang lain setelah merasa sakit di dada dan mengeluarkan darah.

Dokter bedah menemukan sebutir peluru pada bagian bawah payudara. Ahli forensik menyebut, proyektil itu merupakan bagian dari peluru 0,40.

Berdasarkan foto yang dirilis, peluru masuk silikon lalu menyasar ke payudara bagian kanan.

"Berdasarkan lintasan masuknya peluru secara klinis dan evaluasi radiologis, satu-satunya sumber defleksi peluru dari peluru adalah implan payudara kiri. Implan tersebut melindungi jantung dan rongga intratoraks sehingga menyelamatkan nyawa perempuan tersebut," bunyi laporan jurnal.

Ahli bedah Giancarlo McEvenue mengatakan kepada CNN, peluru mengenai payudar kiri dan memantul di tulang dada di payudara kanan.

"Implan menyebabkan perubahan lintasan peluru," katanya.

Meskipun ditembak dari jarak dekat, korban tak mengalami luka yang mengancam nyawa, melainkan patah tulang rusuk.

Polisi Toronto masih menyelidiki kasus ini. Pelaku dan senjata yang digunakan Pelaku belum terungkap meski sudah 2 tahun.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut