Pembantaian Muslim Rohingya, Malaysia Tak Dukung Aung San Suu Kyi Lagi
Mahathir pun buka-bukaan, dia sangat kecewa karena surat yang baru-baru ini dikirim ke Suu Kyi tak dibalas.
"Kami mengeluhkan perlakuan terhadap etnis Rohingya ke dunia. Pada kenyataannya, kami sendiri menerima cukup banyak warga Rohingya di Malaysia," katanya.
Saat menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Jumat lalu, Mahathir dengan tegas mengkritik pemerintah Myanmar dan Suu Kyi yang membantah telah membunuh, membakar rumah, hingga memaksa lebih dari 1 juta warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh dalam aksi kekerasan beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, tim pencari fakta PBB merilis hasil penyelidikan bahwa terjadi pembasmian etnis, pemerkosaan massal, serta kekerasan lainnya terhadap muslim Rohingya. Untuk itu, tim merekomendasikan beberapa pejabat militer negara itu diseret ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, Belanda.
Editor: Anton Suhartono