Pemilu Belarusia Dikritik AS, Minsk Gerah: Setop Jadi Pengawas Dunia dan Urus Diri Sendiri!
MINSK, iNews.id - Tindakan Amerika Serikat mencampuri urusan dalam negeri orang lain membuat Belarusia muak. Karena itu, Minsk meminta Washington DC untuk berhenti memainkan peran sebagai pengawas dunia dan lebih baik menangani masalahnya sendiri.
"Saya tidak tahu bagaimana mereka (AS) menilai segala sesuatu dari luar negeri, ini sangat aneh… Mungkin, Amerika Serikat sudah cukup mencoba peran sebagai pengawas dunia, mereka harus mengatasi masalah dalam negerinya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Belarusia, Igor Karpenko, dalam konferensi pers pada Minggu (25/2/2024).
Dia mengatakan, AS sendiri memiliki banyak pertanyaan yang mesti dijawab seputar pemilunya, termasuk pemilihan presiden (pilpres) terkini yang prosesnya mulai berlangsung. Salah satunya adanya isu tentang upaya Partai Demokrat yang berkuasa untuk menjegal Donald Trump mengikuti Pilpres AS 2024.
Sebelumnya pada Minggu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengecam pemilu parlemen dan lokal di Belarusia. Dia menyebut pemilu itu palsu, dan menambahkan bahwa pemilu tersebut diadakan dalam iklim ketakutan.
Belarusia Ngamuk ke Polandia, Tuding Helikopter Militer Terobos Perbatasan
"Amerika Serikat mengutuk pemilu parlemen dan lokal palsu yang dilakukan oleh rezim Lukashenko (Presiden Belarusia Alexander Lukashenko) yang berakhir hari ini di Belarusia. Pemilu diadakan dalam iklim ketakutan sehingga tidak ada proses pemilu yang bisa disebut demokratis," kata Miller dalam sebuah pernyataan.
Departemen Luar Negeri AS menuduh pihak berwenang Belarusia menolak pendaftaran semua partai politik independen dan mencegah Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) memantau pemilu di negara tetangga Rusia dan Ukraina itu.
Presiden Belarusia: Ukraina Bisa Kehilangan Semua Wilayah jika Terus Perang Lawan Rusia
"Warga Belarusia di luar negeri hanya dapat memilih jika mereka kembali ke Minsk, karena kemungkinan besar mereka akan menghadapi pembalasan. Pelanggaran-pelanggaran ini secara efektif telah membekukan aktivitas dan wacana politik yang sebenarnya di Belarusia," kata Miller lagi.
Belarusia mengadakan satu hari pemungutan suara pada Minggu kemarin untuk memilih 12.514 wakil dewan lokal dan 110 anggota DPR untuk masa jabatan lima tahun. Sebanyak 263 kandidat mencalonkan diri untuk DPR dan 18.800 orang di pemilihan dewan lokal. Keempat partai yang terdaftar di negara tersebut diklaim telah mengajukan calon masing-masing.
Editor: Ahmad Islamy Jamil