Pemilu Israel: Eisenkot Berpeluang Gantikan Netanyahu, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi
Menurut laporan Reuters, partai-partai Arab telah memberi sinyal bersedia bekerja sama dengan kubu Eisenkot. Akan tetapi, dukungan tersebut berpotensi memicu perpecahan di internal oposisi karena tidak semua partai memiliki sikap yang sama terhadap keterlibatan politik Arab dalam pemerintahan.
Menunggu Keputusan Presiden Israel
Tahapan berikutnya berada di tangan Presiden Israel Isaac Herzog. Setelah menerima hasil resmi pemilu pada 4 November mendatang, Herzog akan berkonsultasi dengan para pemimpin partai untuk menentukan tokoh yang paling berpeluang membentuk pemerintahan.
Pengamat dari Israel Democracy Institute, Assaf Shapira, memperkirakan Herzog kemungkinan memberikan kesempatan pertama kepada Eisenkot.
Berdasarkan hukum Israel dan preseden pemilu sebelumnya, presiden biasanya memprioritaskan kandidat yang memperoleh rekomendasi dukungan terbanyak dari para pemimpin partai dalam konsultasi.
Namun, Eisenkot tidak otomatis menjadi perdana menteri meskipun mendapatkan kesempatan pertama. Dia tetap harus membuktikan mampu menggalang dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan.